Thursday, March 31, 2016

Makanan Minuman dan Suplemen Pencegah Osteoarthritis - Part 1

Makanan Minuman dan Suplemen Pencegah Osteoarthritis - Part 1

Hai, sobat sehat.. Apakabarnya? Semoga semuanya DIBERKATI dan BAIK LUAR BIASA ya ^___^

Saat ini kita akan membahas tentang makanan, minuman dan suplemen untuk mencegah / memperlambat terjadinya arthritis. Makanan, minuman dan atau suplemen ini bertujuan untuk membentuk lagi / memperbaiki lagi tulang rawan kita.

Makanan, Minuman, dan Suplemen :

Mengapa makanan, minuman, dan suplemen ?
Karena kunyit dapat menjadi bahan makanan, dibuat minuman, dan dapat diekstrak menjadi suplemen dibungkus kapsul atau dicetak berbentuk tablet.

Kunir / Kunit (Turmeric / Curcumin)
Kunyit / Kunir (Curcuma Longa, Curcuma Domestica)
Kunyit atau Kunir, memiliki sangat banyak sekali manfaat dan kegunaan bagi tubuh kita, dapat mencegah serta mengobati berbagai macam penyakit. Tetapi disini akan difokuskan dalam kegunaanya untuk masalah tulang sendi.

Bagi yang berada di Indonesia, kita sangat beruntung sekali, karena disinilah surganya kunyit / kunir. Tumbuhan akar-akaran dengan jutaan manfaat, warnanya kuning / agak oranye, warna yang sangat indah. Kunyit masih berhubungan keluarga dengan jahe. Kurkumin adalah zat kimia inti dalam kunyit.

Kunyit / Kunir dipercaya dapat mengurangi rasa sakit / nyeri, peradangan, dan kekakuan yang berhubungan dengan rheumatoid arthritis dan osteoarthritis. Digunakan untuk pembersih pencernaan dan lebih sering digunakan untuk bantuan pencernaan.

Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa kunyit / kurkumin sebagai anti-inflamasi dan memodifikasi respon sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian tahun 2006 menunjukkan bahwa kunyit lebih efektif dalam mencegah peradangan sendi dibandingkan mengurangi peradangan sendi.

Uji klinis tahun 2010 menunjukkan bahwa kunyit (75% standarisasi kurkumin, dikombinasikan dengan phosphatidylcholine) memberikan perbaikan jangka panjang pada 100 pasien dengan masalah osteoarthritis pada sendi lutut.

Dosis: Dalam bentuk kapsul / ekstrak (lebih memungkinkan untuk bebas dari kontaminan) atau rasa pedas. Untuk osteoarthritis: dalam bentuk kapsul, biasanya 400 mg sampai 600 mg, tiga kali sehari; atau 0,5 g untuk 1 g bubuk akar hingga 3 g per hari. Untuk rheumatoid arthritis: 500 mg dua kali sehari.

Perhatian : dosis tinggi dari kunyit dapat bertindak sebagai pengencer darah dan dapat menyebabkan sakit perut. Hindari kunyit / kurkumin jika Anda mengambil pengencer darah seperti warfarin (Coumadin), yang akan menjalani operasi, sedang hamil atau memiliki penyakit kandung empedu.

Kesimpulan dari kunyit : Mengonsumsi kunyit tiap hari sangat baik untuk menjaga kesehatan. Menurut kami 1 gelas konsumsi kunyit tiap hari sudah cukup. Karena produksi kunyit / kunir di Indonesia cukup banyak lebih baik beli yang alami saja (tidak perlu yang kapsul / ekstrak). Caranya parut kunir dengan alat / mesin parut, hasil parutan campur dengan air, lalu peras hasilnya. Tinggal diminum.

Credit to:

Wednesday, March 30, 2016

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 9 - Olahraga Pencegah Osteoarthritis)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 9 - Olahraga Pencegah Osteoarthritis)

Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^

Sekarang kita lanjut belajar tentang olahraga untuk mencegah / memperlambat osteoarthritis...
Osteoarthritis memang hingga saat ini belum ada obatnya atau ini merupakan hal yang belum / tidak dapat diobati. 

Osteoarthritis tidak dapat dihindari (inevitable), cepat atau lambat pasti akan berdampak, karena setiap kita pasti menggunakan tulang rawan kita untuk beraktivitas sehari-hari.

Salah satunya cara untuk memperlambatnya adalah dengan menjaga berat badan kita. Lemak pada tubuh yang tertimbun untuk cadangan makanan dari kalori yang berlebih merupakan salah satu penyebab yang dapat kita atasi dengan cara berolahraga.

INGAT! Sebelum memulai aktivitas atau olahraga apapun...
Lakukanlah PEREGANGAN dan PEMANASAN terlebih dahulu!

Olahraga (Kondisi Berat Badan Berlebih)
Bagaimana jika kondisi saat ini sudah kelebihan berat badan (overweight - akibat timbunan lemak), bukankah dengan berolahraga malah akan mempercepat pengikisan tulang rawan ?

Jika hal  tersebut sudah terjadi kita tetap harus berolahraga untuk pengaturan berat badan, olahraga yang dapat dilakukan adalah berjenis LISS (Low Intensity Steady State), contohnya berjalan kaki dengan cepat kira-kira 2-3 langkah per detik. Berjalan kaki cepat (bukan lari) dapat memperkuat jantung dan membakar lemak.

Berapa lama ? Untuk berjalan cepat 2-3 langkah/detik, kami sarankan 60 - 90 menit tiap hari. Berjalan cepat tersebut dapat dilakukan saat pagi hari atau dilakukan diatas treadmill.
Ingat berjalan cepat! :)

Jika berat badan sudah normal, lanjutkan olahraga dibawah ini...

Olahraga (Kondisi Berat Badan Normal)
Jika kondisi berat badan saat ini tidak berlebihan / normal, kita dapat melakukan olahraga yang dapat membentuk tubuh secara bagus. Olahraga / fitness dengan mengandalkan berat badan menurut kami sudah cukup (tidak perlu yang angkat-angkat besi - ini menurut kami ya :)).

Olahraga yang mengandalkan berat badan saja atau disebut BWT (Body Weight Training), contohnya: push-up, squat, pull-up, muscle-up, chin-up dan masih banyak nama lainnya.

Setelah itu BWT (Body Weight Training) dapat dikombinasikan dengan olahraga kardio yang disebut HIIT (High Intensity Interval Training).

Apakah HIIT itu ?
HIIT adalah latihan fisik yang membentuk otot, membakar lemak, serta sekaligus melatih kinerja jantung (kardiovaskular). 
Definisi HIIT kira-kira adalah latihan fisik dengan strategi penggabungan latihan intensitas tinggi dengan intensitas yang lebih rendah dalam jangka waktu yang singkat.
Waktu latihan HIIT ini bervariasi mulai dari 8 menit - 30 menit, bahkan hingga 45 menit.
Efek setelah melakukan HIIT ini adalah Afterburn, jadi HIIT ini juga dikenal dengan Afterburn Training. Afterburn adalah proses pembakaran lemak yang berlangsung hingga 24 jam bahkan 48 jam setelah selesai latihan.
Latihan tersebut tidak memerlukan banyak peralatan tambahan atau peralatan mahal lainnya.

Mengapa waktu latihan HIIT itu "sepertinya" sangat singkat dibandingan dengan olahraga lainnya ?
Saat melakukan HIIT, walau "sepertinya" hanya 10 menit saja, tetapi saat melakukan latihan tersebut waktu seperti rasanya "berhenti" (ini menurut kami ya, hehehe...)
HIIT membutuhkan waktu yang relatif lebih singkat karena latihan ini sangatlah efektif, menggunakan hampir seluruh anggota tubuh dan konsentrasi tinggi.

Apakah HIIT boleh dilakukan setiap hari?
Menurut kami, sebaiknya dikombinasikan saja. 2 hari BWT dan 1 hari HIIT dalam seminggu. 
Ada pula yang merekomendasikan HIIT 2x seminggu karena latihan tersebut berintensitas tinggi.
Tetapi secara pribadi kami pernah mencoba melakukan HIIT tiap hari dengan waktu 15-20 menit / hari selama sebulan dan semuanya tetap normal, baik-baik saja.

Contoh gerakan dalam kombinasi HIIT : Jumping Jack, Mountain Climber, Burpee.

Monday, March 28, 2016

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 8 - Perawatan Pada Osteoarthritis)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 8 - Perawatan Pada Osteoarthritis)

Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^

Sekarang kita lanjut belajar tentang perawatan pada osteoarthritis (Osteoarthritis Treatment)...
Osteoarthritis memang hingga saat ini belum ada obatnya atau ini merupakan hal yang belum / tidak dapat diobati. 

Perawatan Pada Osteoarthritis (Osteoarthritis Treatment)
Osteoarthritis adalah penyakit kronis (yang terjadi dalam jangka panjang). Tidak / (belum) ada obatnya, tetapi ada perawatannya (treatment)
untuk mengelola jika terjadi gejala tersebut. Pengelolaan (perawatan) jangka panjang dari penyakit ini mencakup beberapa faktor :
  • Mengelola gejala, seperti: rasa nyeri, kekakuan, dan bengkak
  • Meningkatkan mobilitas (gerakan) dan fleksibilitas (kelenturan) sendi
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Berolahraga secara teratur dan benar

Aktivitas Fisik
Salah satu cara yang paling bermanfaat untuk melakukan perawatan pada osteoarthritis adalah bergerak. Mungkin itu akan sulit karena kita berpikir bahwa berolahraga membuat sendi kita sakit, bergerak merupakan hal yang penting dalam perawatan. 
Penelitian menunjukkan bahwa melakukan aktivitas seperti berjalan disekitar lingkungan atau melakukan olahraga yang menyenangkan, fitnes ringan dapat mengurangi rasa sakit dan membantu mempertahankan berat badan yang ideal.

Latihan angkat beban membangun otot disekitar osteoarthritis yang memberikan efek pada sendi, latihan tersebut meringankan beban sendi dan mengurangi rasa sakit.
Latihan peregangan dapat menjaga dan meningkatkan fleksibilitas (kelenturan) sendi dan mengurangi kekakuan.
Latihan kardio seperti HIIT (High Elevated Intense Training) dapat membantu meningkatkan stamina dan energi, juga membantu  mengurangi berat badan (lemak).
Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program olahraga.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusian Amerika Serikat, merekomendasikan setiap orang termasuk penderita arthritis untuk berolahraga secara moderat 150 menit seminggu.

Pengaturan Berat Badan
Kelebihan berat badan akan menambahkan tekanan tambahan pada sendi, seperti pinggul, lutut, kaki dan punggung.
Berkurangnya berat badan (lemak) dapat mengurangi rasa sakit pada osteoarthritis, membatasi kerusakan sendi.
Aturan dasar pengurangan berat badan (lemak tubuh) adalah makan dengan membatasi kalori yang masuk dan latihan fisik (olahraga).

Peregangan (Stretching)
Perlahan-lahan, peregangan sendi dengan lembut membantu meningkatkan fleksibiltas, mengurangi kekakuan, dan mengurangi rasa sakit (nyeri).
Latihan peregangan baik sekali untuk menjauhkan kita dari tubuh yang kaku.

Obat Penahan Rasa Sakit dan Anti-Inflamasi
Obat-obatan untuk osteoarthritis tersedia dalam bentuk pil, sirup, krem atau lotion atau dalam bentuk obat suntik untuk sendi. Meliputi:

Analgesik
Analgesik merupakan obat penghilang (penahan) rasa sakit termasuk acetaminophen, opioids (narkotik) dan jenis tipikal seperti tramadol. Harus dengan resep dokter!

Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs)
NSAIDs, merupakan obat yang paling umum digunakan untuk meringankan peradangan dan rasa sakit.NSAIDs contohnya: aspirin, ibuprofen, naproxen dan celecoxib. Obat-obatan tersebut harus dengan resep dokter!

Kortikosteroid
Kortikosteroid adalah obat anti-inflamasi yang kuat. Obat-obatan tersebut digunakan dengan cara diminum atau disuntikkan langsung ke dalam sendi oleh dokter di rumah sakit!

Asam Hyaluronic
Asam Hyaluronic terdapat secara alami dalam cairan sendi, berguna untuk shock absorber (penahan goncangan) dan pelumas. Asam Hyaluronic akan berkurang pada penderita osteoarthritis. Injeksi / suntikan harus dilakukan dokter di rumah sakit!

Terapi Fisik dan Terapi Okupasi
Terapis fisik dan okupasi dapat memberikan pilihan perawatan untuk mengatasi rasa sakit, termasuk:
  • Cara menggunakan sendi dengan benar
  • Terapi panas dan dingin
  • Latihan rentang gerak dan fleksibilitas
  • Alat bantu gerak
Alat Bantu Gerak
Alat bantu gerak dapat membantu fungsi dan mobilitas. Alat tersebut seperti, skuter, tongkat, walker, splints, sepatu orthitics, atau alat bantu lainnya seperti: jar openers, sepatu long-handled atau steering wheel grips.
Banyak alat bantu dapat ditemukan di tempat alat-alat kedokteran. Tetapi beberapa alat bantu seperti knee braces dan shoe wedges dibuat khusus sesuai pesanan dokter yang diukur oleh terapis okupasi.

Terapi Alami dan Alternatif
Banyak orang yang terkena osteoarthritis menggunakan terapi alami dan alternatif untuk mengatasi gejala dan meningkatkan kesehatan.
Hal ini termasuk suplementasi nutrisi, akupuntur atau acupressure, pijat, teknik relaksasi dan hydrotherapy dan lain-lain.

Operasi
Operasi sendi dapat memperbaiki atau mengganti sendi yang rusak, terutama pada bagian pinggul dan lutut. 
Dokter akan merujuk pasien untuk melakukan prosedur operasi ortopedi.

Sikap Optimis
Banyak penelitian menunjukkan bahwa sikap yang optimis dapat meningkatkan sistem imun tubuh dan meningkatkan kemampuan orang dalam mengatasi rasa sakit.

Credit to:
http://www.arthritis.org/about-arthritis/types/osteoarthritis/treatment.php

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 7 - Cara Diagnosis Osteoarthritis)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 7 - Cara Diagnosis Osteoarthritis)

Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^

Sekarang kita lanjut belajar tentang diagnosis osteoarthritis...
Kali ini kita akan belajar langkah yang benar, bagaimana seharusnya dokter mendiagnosis osteoarthritis... Ada langkah-langkahnya yang harus dikerjakan...Enjoy...^___^

Untuk mendiagnosis osteoarthritis, dokter akan mengumpulkan riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, untuk melaksanakan pemeriksaan fisik dan tes diagnostik.

Rekam Medis
Informasi yang diperlukan untuk membantu proses diagnosis osteoarthritis meliputi:
  • Penyebab gejala
  • Rincian tentang kapan dan bagaimana gejala atau rasa sakit tersebut mulai dirasakan
  • Rincian tentang masalah medis lainnya
  • Lokasi bagian yang terasa nyeri, kaku dan gejala lainnya
  • Bagaimana gejala tersebut memengaruhi kegiatan sehari-hari
  • Daftar pengobatan yang sedang dijalani
Pemeriksaan Fisik
Saat pemeriksaan, dokter akan memeriksa sendi dan menguji jangkauan gerak (seberapa baik sendi bergerak pada jangkauan maksimalnya).
Dokter akan memeriksa area yang lemah, sakit, atau bengkak serta tanda-tanda kerusakan pada sendi. Dokter juga akan memeriksa penyelarasan dan posisi leher, serta tulang belakang.

Tes Diagnostik
Diagnosis osteoarthritis dapat ditentukan setelah rekam medis dan pemeriksaan fisik dilakukan.
Tes darah biasanya tidak membantu dalam diagnosis. Tes berikut dapat mengonfirmasi gejala tersebut meliputi :

Aspirasi Sendi.
Dokter akan membius daerah yang sakit dengan menyuntikkan jarum ke dalam sendi untuk menyedot cairan.
Cairan akan diperiksa untuk mengetahui terjadi pengkristalan atau kerusakan pada sendi.
Tes ini dapat membantu memisahkan kondisi medis lainnya
atau penyakit lain selain arthritis.
Gambar Ilustrasi Aspirasi Sendi (Joint Aspiration)

X-Ray / Sinar-X
Dapat memperlihatkan kerusakan atau perubahaan lainnya yang berhubungan dengan osteoarthritis, berguna untuk mengonfirmasi diagnosis.

Gambar Foto Sinar-X sendi yang mengalami arthritis

MRI
Magnetic Resonance Imaging, tidak menggunakan radiasi. MRI lebih mahal dari Sinar-X, tetapi akan memberikan hasil gambar tulang rawan yang jauh lebih baik dan struktur lainnya dapat terdeteksi lebih awal jika ada kelainan osteoarthritis (jenis lain).

Gambar pencitraan sendi lutut dengan MRI
Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Credit to:

Saturday, March 26, 2016

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 6 - Penyebab Osteoarthritis)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 6 - Penyebab Osteoarthritis)

Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^

Sekarang kita lanjut belajar tentang penyebab osteoarthritis... Enjoy...^___^

Penyebab Osteoarthritis
Walau osteoarthritis telah lama dipercaya disebabkan oleh efek "penggunaan dan beban/berat" pada sendi dari waktu ke waktu, para ilmuwan sekarang melihatnya sebagai penyakit sendi. Berikut adalah beberapa faktor yang berkontribusi terhadap berkembangnya osteoarthritis:

Gen: Berbagai ciri genetik dapat membuat seseorang lebih mungkin untuk terkena osteoarthritis. Salah satu contohnya kelainan langka yang berhubungan dengan produksi kolagen pada tubuh untuk membentuk protein yang membentuk tulang rawan. Kelainan ini dapat menyebabkan osteoarthritis terjadi sejak usia 20. 
Penyebab lainnya, kelainan bawaan / penyakit turunan dapat menyebabkan sedikit kerusakan pada tulang, karena antar tulang sedikit menggandeng, hal ini menyebabkan tulang rawan lebih cepat terkikis dari umumnya.
Para peneliti telah menemukan bahwa kelainan gen yang disebut FAAH, sebelumnya dihubungkan dengan sensitivitas nyeri meningkat, lebih tinggi pada orang dengan osteoarthritis pada lutut daripada orang yang tidak memiliki penyakit.

Berat: Kelebihan berat badan membuat tekanan pada pinggul dan lutut bertambah. 
Bertahun-tahun membawa beban yang berlebihan dapat menyebabkan bantalan tulang rawan menipis dengan lebih cepat dari normalnya.
Penelitian telah membuktikan bahwa ada hubungan antara kelebihan berat badan dengan peningkatan risiko osteoarthritis pada tangan.
Studi ini menunjukkan bahwa jaringan lemak berlebih menghasilkan bahan kimia inflamasi (sitokin) yang dapat merusak sendi.

Cedera dan penggunaan sendi yang berlebihan: Gerakan berulang/repetisi atau cedera pada sendi (seperti patah tulang, operasi atau ligamen yang sobek) dapat menyebabkan osteoarthritis.
Contohnya, beberapa atlet sering mengalami kerusakan sendi, tendon dan ligamen, yang dapat mempercepat kerusakan tulang rawan.
Kegiatan tertentu yang mengharuskan berdiri untuk jangka waktu yang lama, melentur berulang kali, mengangkat beban yang sangat berat atau gerakan lainnya dapat juga membuat tulang rawan terkikis dengan cepat.
Ketidakseimbangan atau lemahnya otot-otot yang mendukung sendi juga menjadi penyebab berubahnya gerakan yang seharusnya dan akhirnya menyebabkan kerusakan pada tulang rawan pada sendi.

Penyebab lainnya: Beberapa faktor lain dapat menjadi penyebab terjadinya osteoarthritis.
Faktor-faktor tersebut termasuk tulang dan gangguan sendi seperti rheumatoid arthritis, gangguan metabolisme tertentu seperti hemochromatosis, yang menyebabkan tubuh menyerap terlalu banyak zat besi, atau akromegali, yang menyebabkan tubuh untuk membuat terlalu banyak hormon pertumbuhan.

Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Credit to:

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 5 - Gejala Osteoarthritis)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 5 - Gejala Osteoarthritis)

Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^

Sekarang kita lanjut belajar tentang gejala osteoarthritis... Enjoy...^___^

Gejala Osteoarthritis
Gejala osteoarthritis bervariasi, tergantung pada sendi yang terkena dan seberapa parah mereka terpengaruh. Namun, gejala yang paling umum adalah rasa sakit (nyeri) dan kekakuan, terutama pada saat pagi hari atau setelah beristirahat. Sendi yang terkena mungkin dapat bengkak, terutama setelah aktivitas yang perpanjang. Gejala ini cenderung berkembang dari waktu ke waktu daripada muncul  secara tiba-tiba. Beberapa gejala umum termasuk:

Bagian tubuh tertentu terasa berat atau kaku pada sendi - terutama pinggul, lutut, dan punggung bawah - setelah lama tidak aktif atau penggunaan  secara berlebihan.

  • Tubuh tidak dapat digerakan secara maksimal atau terasa kaku setelah digerakkan
  • Terlalu sering meng-klik-kan jari atau men-krek-kan tulang sendi (biasa pada jari, leher, pinggang)
  • Pembengkakan ringan disekitar sendi
  • Rasa sakit yang semakin buruk setelah beraktivitas atau di akhir hari setelah selesai beraktivitas

Berikut adalah cara osteoarthritis dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh:
  • Pinggul. Nyeri dirasakan di daerah pangkal paha atau bokong dan kadang-kadang di bagian dalam lutut atau paha.
  • Lutut. Sebuah sensasi "kisi" atau "gesekan" yang terjadi ketika bergerak lutut.
  • Jari jemari. Pertumbuhan tulang (taji) di tepi sendi dapat menyebabkan jari menjadi bengkak, lembut dan merah. Mungkin ada rasa sakit di pangkal ibu jari.
  • Kaki. Rasa sakit dan nyeri dirasakan di sendi besar di dasar jempol kaki. Mungkin ada pembengkakan di pergelangan kaki atau jari kaki.
Nyeri akibat osteoarthritis, bengkak atau kaku dapat membuat sulit melakukan aktivitas biasa di tempat kerja atau di rumah. Tindakan sederhana seperti menyelipkan seprai, membuka kotak makanan, memegang mouse komputer atau menyetir mobil menjadi hampir mustahil. Ketika sendi tubuh bagian bawah yang terkena, kegiatan seperti berjalan, naik tangga dan mengangkat benda dapat menjadi sulit. Ketika jari dan tangan sendi yang terpengaruh, osteoarthritis dapat membuat sulit untuk memegang benda seperti pensil, atau untuk melakukan tugas-tugas ringan, seperti menjahit.

Banyak orang percaya bahwa efek dari osteoarthritis tidak dapat dihindari, sehingga mereka tidak melakukan apa pun untuk mengelolanya (mencegahnya). Gejala osteoarthritis dapat menghambat pekerjaan, kehidupan sosial dan kehidupan keluarga jika langkah-langkah tidak diambil untuk mencegah kerusakan sendi tersebut, mengelola rasa sakit dan meningkatkan fleksibilitas.

Bagaimana Osteoarthritis Dapat Memengaruhi Keseluruhan Kesehatan
Rasa sakit mengurangi mobilitas, efek samping dari obat dan faktor lain yang berhubungan dengan osteoarthritis dapat menyebabkan efek negatif yang tidak terkait langsung dengan penyakit sendi.

Diabetes dan Penyakit Jantung
Sakit pada lutut atau nyeri pada pinggul dapat menyebabkan gaya hidup yang menambah berat badan (karena membuat kurang / malas bergerak) dan memungkinkan menjadi obesitas. Kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan perkembangan diabetes, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Terjatuh
Orang dengan pengalaman osteoarthritis sebanyak 30 persen lebih sering terjatuh dan memiliki risiko patah tulang 20 persen lebih besar daripada mereka yang tidak terkena osteoarthritis. Orang dengan osteoarthritis memiliki faktor risiko seperti penurunan fungsi, kelemahan otot dan gangguan keseimbangan yang membuat mereka lebih sering untuk terjatuh. Efek samping dari obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit juga dapat berkontribusi untuk terjatuh. Penghilang rasa sakit berjenis narkotik dapat menyebabkan orang merasa pusing dan tidak seimbang.

Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Credit to:
http://www.arthritis.org/about-arthritis/types/osteoarthritis/symptoms.php

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 4 - Apakah itu Osteoarthritis)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 4 - Apakah itu Osteoarthritis)

Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^

Sekarang kita akan membahas Osteoarthisis penyakit yang berhubungan dengan tulang maupun sendi.

Apakah itu Osteoarthritis ?
Osteoarthritis disebut juga penyakit sendi degeneratif (penyakit yang terjadi seiring bertambahnya usia) atau degeneratif arthritis. Osteoarthritis (OA) adalah kondisi kronis (parah) yang paling sering terjadi pada sendi, yang memengaruhi sekitar 27 juta orang Amerika. OA dapat mempengaruhi setiap sendi, tetapi paling sering terjadi pada persendian lutut, pinggul, punggung bagian bawah dan leher, sendi kecil dari jari-jari dan dasar dari ibu jari dan jempol kaki.

Pada sendi yang normal yang kokoh, ada semacam bantalan karet bernama tulang rawan yang melapisi ujung tiap tulang. Cartilage (Tulang rawan/muda) membuat pergerakan tulang sendi menjadi halus dan berfungsi sebagai bantalan antar tulang. Jika terkena osteoarthritis, tulang rawan menjadi rusak, sehingga menyebabkan nyeri, pembengkakan dan bermasalah saat menggerakan sendi. 

Penyakit Osteoarthritis yang memburuk dari waktu ke waktu, tulang dapat memecah dan mengembangkan pertumbuhan disebut spurs (taji). Serpihan tulang yang pecah dari tulang atau tulang rawan mungkin mengelupas dan mengapung di sekitar di sendi. Di dalam tubuh, proses inflamasi terjadi dan sitokin (protein) dan enzim mengembangkan yang lebih lanjut merusak tulang rawan. Pada tahap akhir dari OA, tulang rawan menipis dan tulang menggerus terhadap tulang lainnya menyebabkan kerusakan sendi dan rasa sakit. Lihat gambar ilustrasi dan sesungguhnya dibawah ini:

Gambar Ilustrasi Level Osteoarthritis Pada Sendi Lutut

Gambar Nyata Osteoarthritis Pada Sendi Lutut

Siapa sajakah yang dapat terkena Osteoarthritis?
Meskipun Osteoarthritis dapat terjadi pada orang dari segala usia, osteoarthritis paling umum terjadi pada orang yang berumur 65 tahun atau lebih. 
Faktor risiko umum yang memengaruhi adalah bertambahnya usia, obesitas, cedera sendi sebelumnya, terlalu sering menggunakan sendi, otot paha yang lemah, dan kelainan genetik.

  1. Satu dari dua orang dewasa mengalami perkembangan gejala osteoarthritis lutut selama hidup mereka.
  2. Satu dari empat orang dewasa akan mengalami gejala perkembangan osteoarthritis panggul pada usia 85 tahun.
  3. Satu dari 12 orang 60 tahun atau lebih mengalami osteoarthritis pada tangan.

Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Credit to:

Friday, March 25, 2016

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 3)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 3)

Hi, sobat setia ^___^
Semoga kita tetap menjadi orang yang rajin membaca dan belajar.

>> Kenapa belajar pelajaran saat disekolah itu men-jemu-kan (membosankan)? 

>> Apakah karena saat kita belajar, kita merasa hal itu tidak akan terpakai nantinya atau tidak berguna / tidak penting (pada saat itu)?

Pelajaran Biologi tentang Sistem Alat Gerak Manusia seharusnya sudah diajarkan dikelas VIII (SMP kelas 2) dan dikelas XI (SMA kelas 2)

Tetapi...Apa jawaban orang pada umumnya jika ia sudah sakit pada sistem geraknya sendiri? Apakah Anda ingat pelajaran SMP-SMA (jika pernah sekolah) yang mengajarkan untuk mencegah hal tersebut ?

99% Orang menjawab LUPA! / Tidak Ingat! / Mana Ingat! / Itu sudah lama sekali! / Itu sudah XX sekian tahun yang lalu! Wah, saat pelajaran itu saya tidak masuk / absen :p

Ada pula yang sarkastik sehingga menjawab balik orang yang bertanya. "Anda memangnya ingat sebulan lalu makan apa? atau pakai baju apa?" ---> Jawaban seperti ini jarang terjadi, tetapi ada juga, hehehe :p

Back TO THE TOPIC...

Saya coba untuk mencari tahu apa penyebab pelajaran itu membosankan dan atau cepat lupa ?
  • MALAS. Penyakit umum setiap orang yang harus dikalahkan. Lebih parah dari kanker ganas.
  • Kalah sebelum bertanding. Kebanyakan orang langsung takut, langsung malas jika melihat buku pelajaran yang tebal.
  • Materi yang diajarkan terlalu banyak. Materi yang diajarkan dalam waktu sehari sekolah terlalu padat karena harus kejar target untuk ujian tengah dan akhir semester.
  • Tidak ada faktor pemicu (Trigger) untuk apa pelajaran tersebut dipelajari. Kebanyakan orang kalo sudah kepepet baru mau belajar / baru sadar. Jarang orang mengetahui untuk apa hal itu dipelajari.
  • Tidak fokus. Pelajaran yang dipelajari terlalu banyak dalam sehari.
  • Terlalu banyak TEORI, kurangnya PRAKTIK. Padahal hidup ini 80% Praktik dan 20% Teori, tapi disekolahan biasanya terbalik.
  • Takut Ujian. Kebanyakan orang takut diuji, lebih senang untuk mencontek. Mencontek dapat lupa, tapi jika kita paham maka akan ingat selalu.
  • Ingin segala sesuatunya cepat. Ingin menguasai segala sesuatunya dengan cepat. Ingat segala sesuatu yang terlalu cepat tidak baik. Rasa malas berlama-lama membuat ingin cepat bisa, sebenarnya bukan berlama-lama tetapi proses memang harus dilalui.
Nah, penyebab-penyebabnya sudah kita ketahui (Ibarat sakit, penyakitnya sudah ketahuan, tinggal pencengahannya & pengobatannya). Langkah berikutnya adalah berani untuk memulai sesuatu yang baru, walaupun sesuatu yang baru itu sudah ada, hanya kita baru saja diingatkan untuk mengetahuinya kembali.

Nah supaya belajar tidak membosankan, APA SOLUSINYA ?
  • FOKUS! Pelajari satu dulu, jika sudah menguasai baru lanjut mempelajari yang lainnya.
  • Perbanyak PRAKTIK! Setelah membaca ---> langsung PRAKTIK! Practice makes perfect.
  • Tahu Kegunaannya! Di blog ini adalah pengetahuan tentang tulang sendi, jadi kegunaannya adalah menjaga tulang sendi Anda agar tetapi baik dan sehat.
  • Tahu Faktor Pemicunya (Trigger). Nah!, kalo sampai tulang sendi Anda mengalami sakit atau bahkan sampai rusak! ANDA akan Mengalami Kesakitan yang LUAR BIASA! TIAP HARI selama sisa umur ANDA Hidup! Bisa menghemat biaya OPERASI jika Anda dapat menjaganya untuk tetap sehat dan kuat!
  • Jalanilah PROSES! Proses ada yang cepat, ada yang lama. Laluilah proses belajar, jika belum paham ulangi hingga paham. Terburu-buru tidak akan mengubah Anda menjadi mengerti. PROSES tidak akan mengkhianti HASIL ^___^.
Baiklah! Jika Anda sudah sadar untuk hal - hal baik tersebut langkah selanjutnya adalah :
  1. Download (Unduh) E-book BIOLOGI kelas XI (SMA 2) di: http://bse.kemdikbud.go.id/download/fullbook/20090903234022
  2. Fokus Baca pada BAB IV. (di e-book saya mulai halaman 113 - 138)
  3. Jawablah pilihan ganda yang ada. (Agar ilmu yang Anda dapat lebih meresap).
  4. Mulailah PRAKTIKKAN di hidup Anda pribadi, dengan makan makanan yang sehat, berjemur dan berolahraga.
  5. Nikmatilah setiap PROSESNYA :)
Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Kenapa Kita Harus Rajin Belajar Terus ?

Kenapa Kita Harus Rajin Belajar Terus ?
---> Belajar itu tak ada habisnya ^____^

Kenapa Kita Harus Membagikan Ilmu Kita ?
---> Semakin kita membagikan ilmu kita, semakin banyak ilmu baru yang kita dapat.
Amsal 11:24 (TB)
Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.

Pemikiran ini menurut raja terkaya dan paling bijaksana didunia yang pernah hidup. Raja SALOMO (KING SOLOMON).

Amsal 1:7 (TB)
1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
---> Orang yang berpengetahuan pasti lebih takut pada TUHAN daripada melakukan kejahatan supaya dapat pengakuan dari manusia.

Amsal 1:32 (TB)
Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya.
---> Kemalasan menghasilkan kebodohan. Kebodohan menghasilkan kejahatan. Kejahatan menghasilkan kematian.
( Malas ---> Bodoh ---> Jahat ---> Kematian)

Amsal 2:11 (TB)
kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau
---> Uang / Harta / Warisan dapat habis. Emas, perak, berlian / barang berharga dapat hilang. Mata uang dapat terkena inflasi / dicuri. Tetapi kebijaksanaan, kepandaian dan hikmat akan terus melekat bagi orang yang mendapatkannya. :)

Amsal 3:13-15 (TB)
3:13 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, 
3:14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. 
3:15 Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya. 
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
3:17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. 
3:18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia
---> Orang yang rajin, berhikmat, pandai dan bijaksana hidupnya akan bahagia, umur panjang dan kaya, serta dihormati.
(Orang yang dekat dengan TUHAN ---> Rajin ---> Pandai ---> Bahagia ---> Kaya ---> Dihormati orang)

Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 2)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 2)

Sendi dibedakan menjadi 3 macam yaitu :


1. Sendi mati
Sendi mati adalah hubungan antar tulang yang tidak memiliki celah sendi sehingga sendi tidak dapat bergerak.
Contoh: sendi yang menghubungkan tulang-tulang tengkorak
2. Sendi Kaku
Sendi kaku adalah hubungan antar tulang yang gerakannya terbatas.
Contoh: sendi yang menghubungkan tulang rusuk dengan tulang belakang , hubungan antara tulang rusuk dengan tulang dada, sesama tulang pergelangan kaki dan sesama tulang pergelangan tangan

3. Sendi gerak
Sendi gerak adalah hubungan antar tulang yang dapat bergerak bebas meliputi :
A. Sendi Engsel

Sendi engsel merupakan hubungan dua buah tulang yang salah satu tulangnya hanya dapat digerakkan ke satu arah. Contoh pada siku, lutut  dan antar ruas jari serta mata kaki.






B. Sendi Peluru
Sendi peluru merupakan hubungan dua tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah. Contoh: tulang lengan atas dengan bahu dan tulang paha dengan gelang panggul


C. Sendi Putar
Sendi putar merupakan hubungan dua buah tulang yang memungkinkan tulang satu bergerak memutar pada tulang lainnya. Contoh: hubungan antara tulang atlas ( ruas pertama tulang leher ) dengan tulang pemutarnya, dan tulang pengumpil dengan tulang hasta.



D. Sendi Pelana
Sendi pelana merupakan hubungan dua tulang yang permukaannya berbentuk pelana kuda dan memungkinkan gerak ke dua arah Contoh: di antara tulang telapak tangan dengan ruas ibu jari.




Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 1)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 1)

Teman-teman, apakabar ? Pastinya LUAR BIASA kabarnya ^___^.
Saya berdoa teman-teman pembaca blog dalam keadaan sehat dan diberkati :)

Mari kita mulai belajar tentang tulang dan kita fokuskan pada sendi. Simak video tentang sendi berikut ini. Catatlah setiap hal yang ada di video tersebut untuk pembelajaran kita!

Jika di preview video tidak muncul di browser silakan lihat di link ini:

Ada 7 macam dan fungsi gerak berbeda dari tulang sendi yang kita pelajari yaitu :
  1. Sendi mati
  2. Sendi kaku / geser
  3. Sendi peluru
  4. Sendi engsel
  5. Sendi putar
  6. Sendi pelana
  7. Sendi elipsoid


Pembelajaran tentang tulang sendi ini perlu dipahami dan dimengerti fungsi dan kegunaannya karena sangat berguna, selain itu kita menggunakannya setiap hari.
Sangat baik jika kita mengetahui apa yang kita gunakan setiap harinya karena dengan mengetahui funsgi dan kegunaannya kita dapat merawatnya dengan sebaik-baiknya.

Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Wednesday, March 23, 2016

Tentang Tulang Sendi

Tentang Tulang Sendi...

Sebelum memulai segalanya bacalah terlebih dahulu.
Disclaimer : Tulisan disini bukan merupakan saran pengobatan, tulisan disini semua berisi informasi dan pengetahuan. Untuk saran pengobatan konsultasikan terlebih dahulu pada dokter atau penasihat kesehatan kepercayaan Anda. Tulisan disini dibuat seakurat dan seteliti mungkin.

Kita sering mendengar tentang sendi, persendian, tulang sendi, sejak dibangku SMP (bagi yang sekolah) sudah diajarkan tentang hal tersebut. Tapi kenyataan yang ada adalah jarang sekali diajarkan tentang :
  • Apakah itu tulang sendi ?
  • Apakah gunanya tulang sendi ? Untuk apakah tulang sendi itu ?
  • Bagaimana cara merawat tulang sendi ?
  • Seberapa pentingnyakah tulang sendi bagi hidup kita ?
  • Apa yang terjadi jika kita tidak merawat tulang sendi kita ?
  • Tulang sendi sudah terlanjur rusak, apa yang dapat dilakukan ?
  • Apakah semuanya sudah terlambat, jika tulang sendi tidak dirawat dengan baik ?
Apakah yang kita ketahui tentang tulang sendi ?
Seberapa dalamkah pengetahuan kita tentang tulang sendi ?

Jika Anda pernah menanyakan tentang hal - hal diatas, Anda berada ditempat yang tepat untuk menemukan informasi jawaban yang Anda cari.

Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^