Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^
Sekarang kita lanjut belajar tentang olahraga untuk mencegah / memperlambat osteoarthritis...
Osteoarthritis memang hingga saat ini belum ada obatnya atau ini merupakan hal yang belum / tidak dapat diobati.
Osteoarthritis tidak dapat dihindari (inevitable), cepat atau lambat pasti akan berdampak, karena setiap kita pasti menggunakan tulang rawan kita untuk beraktivitas sehari-hari.
Salah satunya cara untuk memperlambatnya adalah dengan menjaga berat badan kita. Lemak pada tubuh yang tertimbun untuk cadangan makanan dari kalori yang berlebih merupakan salah satu penyebab yang dapat kita atasi dengan cara berolahraga.
INGAT! Sebelum memulai aktivitas atau olahraga apapun...
Lakukanlah PEREGANGAN dan PEMANASAN terlebih dahulu!
Olahraga (Kondisi Berat Badan Berlebih)
Bagaimana jika kondisi saat ini sudah kelebihan berat badan (overweight - akibat timbunan lemak), bukankah dengan berolahraga malah akan mempercepat pengikisan tulang rawan ?
Jika hal tersebut sudah terjadi kita tetap harus berolahraga untuk pengaturan berat badan, olahraga yang dapat dilakukan adalah berjenis LISS (Low Intensity Steady State), contohnya berjalan kaki dengan cepat kira-kira 2-3 langkah per detik. Berjalan kaki cepat (bukan lari) dapat memperkuat jantung dan membakar lemak.
Berapa lama ? Untuk berjalan cepat 2-3 langkah/detik, kami sarankan 60 - 90 menit tiap hari. Berjalan cepat tersebut dapat dilakukan saat pagi hari atau dilakukan diatas treadmill.
Ingat berjalan cepat! :)
Jika berat badan sudah normal, lanjutkan olahraga dibawah ini...
Olahraga (Kondisi Berat Badan Normal)
Jika kondisi berat badan saat ini tidak berlebihan / normal, kita dapat melakukan olahraga yang dapat membentuk tubuh secara bagus. Olahraga / fitness dengan mengandalkan berat badan menurut kami sudah cukup (tidak perlu yang angkat-angkat besi - ini menurut kami ya :)).
Olahraga yang mengandalkan berat badan saja atau disebut BWT (Body Weight Training), contohnya: push-up, squat, pull-up, muscle-up, chin-up dan masih banyak nama lainnya.
Setelah itu BWT (Body Weight Training) dapat dikombinasikan dengan olahraga kardio yang disebut HIIT (High Intensity Interval Training).
Apakah HIIT itu ?
HIIT adalah latihan fisik yang membentuk otot, membakar lemak, serta sekaligus melatih kinerja jantung (kardiovaskular).
Definisi HIIT kira-kira adalah latihan fisik dengan strategi penggabungan latihan intensitas tinggi dengan intensitas yang lebih rendah dalam jangka waktu yang singkat.
Waktu latihan HIIT ini bervariasi mulai dari 8 menit - 30 menit, bahkan hingga 45 menit.
Efek setelah melakukan HIIT ini adalah Afterburn, jadi HIIT ini juga dikenal dengan Afterburn Training. Afterburn adalah proses pembakaran lemak yang berlangsung hingga 24 jam bahkan 48 jam setelah selesai latihan.
Latihan tersebut tidak memerlukan banyak peralatan tambahan atau peralatan mahal lainnya.
Mengapa waktu latihan HIIT itu "sepertinya" sangat singkat dibandingan dengan olahraga lainnya ?
Saat melakukan HIIT, walau "sepertinya" hanya 10 menit saja, tetapi saat melakukan latihan tersebut waktu seperti rasanya "berhenti" (ini menurut kami ya, hehehe...)
HIIT membutuhkan waktu yang relatif lebih singkat karena latihan ini sangatlah efektif, menggunakan hampir seluruh anggota tubuh dan konsentrasi tinggi.
Apakah HIIT boleh dilakukan setiap hari?
Menurut kami, sebaiknya dikombinasikan saja. 2 hari BWT dan 1 hari HIIT dalam seminggu.
Ada pula yang merekomendasikan HIIT 2x seminggu karena latihan tersebut berintensitas tinggi.
Tetapi secara pribadi kami pernah mencoba melakukan HIIT tiap hari dengan waktu 15-20 menit / hari selama sebulan dan semuanya tetap normal, baik-baik saja.
Contoh gerakan dalam kombinasi HIIT : Jumping Jack, Mountain Climber, Burpee.