Saturday, March 26, 2016

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 5 - Gejala Osteoarthritis)

Belajar Tentang Tulang Sendi (Part 5 - Gejala Osteoarthritis)

Hai sobat setia, apakabarnya kali ini? Pasti semua BAIK LUAR BIASA kan ^___^

Sekarang kita lanjut belajar tentang gejala osteoarthritis... Enjoy...^___^

Gejala Osteoarthritis
Gejala osteoarthritis bervariasi, tergantung pada sendi yang terkena dan seberapa parah mereka terpengaruh. Namun, gejala yang paling umum adalah rasa sakit (nyeri) dan kekakuan, terutama pada saat pagi hari atau setelah beristirahat. Sendi yang terkena mungkin dapat bengkak, terutama setelah aktivitas yang perpanjang. Gejala ini cenderung berkembang dari waktu ke waktu daripada muncul  secara tiba-tiba. Beberapa gejala umum termasuk:

Bagian tubuh tertentu terasa berat atau kaku pada sendi - terutama pinggul, lutut, dan punggung bawah - setelah lama tidak aktif atau penggunaan  secara berlebihan.

  • Tubuh tidak dapat digerakan secara maksimal atau terasa kaku setelah digerakkan
  • Terlalu sering meng-klik-kan jari atau men-krek-kan tulang sendi (biasa pada jari, leher, pinggang)
  • Pembengkakan ringan disekitar sendi
  • Rasa sakit yang semakin buruk setelah beraktivitas atau di akhir hari setelah selesai beraktivitas

Berikut adalah cara osteoarthritis dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh:
  • Pinggul. Nyeri dirasakan di daerah pangkal paha atau bokong dan kadang-kadang di bagian dalam lutut atau paha.
  • Lutut. Sebuah sensasi "kisi" atau "gesekan" yang terjadi ketika bergerak lutut.
  • Jari jemari. Pertumbuhan tulang (taji) di tepi sendi dapat menyebabkan jari menjadi bengkak, lembut dan merah. Mungkin ada rasa sakit di pangkal ibu jari.
  • Kaki. Rasa sakit dan nyeri dirasakan di sendi besar di dasar jempol kaki. Mungkin ada pembengkakan di pergelangan kaki atau jari kaki.
Nyeri akibat osteoarthritis, bengkak atau kaku dapat membuat sulit melakukan aktivitas biasa di tempat kerja atau di rumah. Tindakan sederhana seperti menyelipkan seprai, membuka kotak makanan, memegang mouse komputer atau menyetir mobil menjadi hampir mustahil. Ketika sendi tubuh bagian bawah yang terkena, kegiatan seperti berjalan, naik tangga dan mengangkat benda dapat menjadi sulit. Ketika jari dan tangan sendi yang terpengaruh, osteoarthritis dapat membuat sulit untuk memegang benda seperti pensil, atau untuk melakukan tugas-tugas ringan, seperti menjahit.

Banyak orang percaya bahwa efek dari osteoarthritis tidak dapat dihindari, sehingga mereka tidak melakukan apa pun untuk mengelolanya (mencegahnya). Gejala osteoarthritis dapat menghambat pekerjaan, kehidupan sosial dan kehidupan keluarga jika langkah-langkah tidak diambil untuk mencegah kerusakan sendi tersebut, mengelola rasa sakit dan meningkatkan fleksibilitas.

Bagaimana Osteoarthritis Dapat Memengaruhi Keseluruhan Kesehatan
Rasa sakit mengurangi mobilitas, efek samping dari obat dan faktor lain yang berhubungan dengan osteoarthritis dapat menyebabkan efek negatif yang tidak terkait langsung dengan penyakit sendi.

Diabetes dan Penyakit Jantung
Sakit pada lutut atau nyeri pada pinggul dapat menyebabkan gaya hidup yang menambah berat badan (karena membuat kurang / malas bergerak) dan memungkinkan menjadi obesitas. Kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan perkembangan diabetes, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Terjatuh
Orang dengan pengalaman osteoarthritis sebanyak 30 persen lebih sering terjatuh dan memiliki risiko patah tulang 20 persen lebih besar daripada mereka yang tidak terkena osteoarthritis. Orang dengan osteoarthritis memiliki faktor risiko seperti penurunan fungsi, kelemahan otot dan gangguan keseimbangan yang membuat mereka lebih sering untuk terjatuh. Efek samping dari obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit juga dapat berkontribusi untuk terjatuh. Penghilang rasa sakit berjenis narkotik dapat menyebabkan orang merasa pusing dan tidak seimbang.

Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semua ^___^

Credit to:
http://www.arthritis.org/about-arthritis/types/osteoarthritis/symptoms.php